Mengatasi Gatal Pada Daerah Kewanitaan

By | August 3, 2014
Mengatasi Gatal Pada Daerah Kewanitaan

Mengatasi Gatal Pada Daerah Kewanitaan, Perlu kita ketahui sebagai wanita indonesia yang cerdas, beberapa hal yang dapat memicu gatal-gatal pada vagina atau  miss v antara lain adalah : keringat, tisu vagina, cuaca panas,  pembalut yang mengandung pewangi, sabun wangi, seks, kepekaan terhadap lateks, handuk kotor, pasir, klorin, hormon, bikini basah, celana ketat, dan pakaian dalam yang tidak menyerap keringat.

Dalam kesempatan kali ini kita akan embahas seputar gata-gatal pada vagina atau miss. Organ kewanitaan memang sangat sensitif. Maka dari itu kita wajib melakukan peraawatan khusus pada organ intim ini. Bisa kita lihat bawasannya wanita indonesia kebanyakan hanya melakukan perawatan bagian luar saja, seperti wajah, tubuh, rambut dll tanpa mengetahui bahwa perawatan organ intim wanita sama pentingnya dengan perawatan anggota luar badan wanita.

Berikut ada beberapa tops untuk mencegah dan mengatasi gatal-gatal pada vagina

  • Hindari berhubungan seks terlebih dahulu, setidaknya untuk beberapa hari ke depan selama vagina masih gatal. Seks, terutama dengan kondom dapat membuat vagina lebih gatal.
  • Oleskan sampo bayi pada bibir vagina dengan kapas. Sampo bayi dapat membantu mengeringkan penumpukan ragi di vagina dan membersihkan vagina dengan lembut.
  • Lebih rajin mandi dengan air dingin agar vagina terasa lebih segar dan mengurangi sensai gatal.
  • Tidur dengan pakaian yang nyaman atau tanpa pakaian dalam, sehingga vagina dapat terkena udara dan kurang berkeringat di malam hari. Lebarkan kaki ketika tidur dan jangan tidur dengan posisi meringkuk.
  • Hindari penggunaan produk yang mengandung pewangi pada vagina.
  • Minum lebih banyak air putih untuk menyiram sistem ekskresi dan memperlancar metabolisme tubuh.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang tidak memicu keringat. Hindari pakaian yang terbuat dari bahan lycra / spandex, poliester, rayon, renda, tali elastis, atau bahan lain yang menyebabkan vagina menjadi berkeringat dan gatal.
  • Kompres vagina dengan air dingin dan kain bersih selama sekitar satu jam.

Jika langkah perawatan tersebut di atas tidak dapat membantu meringankan gatal pada vagina, Anda mungkin menderita dari gangguan ini.

Infeksi ragi
Infeksi ragi terjadi ketika jamur terlalu banyak tumbuh dalam vagina. Banyak hal yang menyebabkan infeksi ragi, diantaranya keringat, kehamilan, hubungan seksual, atau mengenakan pakaian dalam yang basah.
Sekitar 3 dari 4 wanita mengalami infeksi ragi di beberapa titik dalam hidupnya. Ini adalah salah satu penyebab paling umum gatal vagina dan salah satu nasalah vagina yang paling mudah diobati.
Cara terbaik untuk mengobati gatal vagina dari infeksi ragi adalah dengan menggunakan krim antijamur atau supositoria. Krim ini tersedia di apotek dan dapat mengatasi gatal vagina dalam hitungan menit.